Jamu untuk Mengatasi Masalah Kesehatan Kulit Dalam Serat Dayasarana
"Pengobatan tradisional merupakan produk dari pengetahuan, keterampilan, dan praktik berdasarkan teori serta kepercayaan yang berasal dari penyatuan berbagai budaya. Selama ini kita mengenal Serat Centhini dan Serat Jampi Jawi sebagai warisan intelektual nenek moyang dalam hal pengobatan. Namun, ternyata tak hanya dua naskah kuno itu, representasi penyakit dan obat juga tersaji dalam Serat Dayasarana. "Diterbitkan oleh : Newa - 18/02/2026 14:15 WIB
3 Menit baca.
Serat Dayasarana merupakan salah satu naskah kuno yang membahas tentang pengobatan tradisional. Serat Dayasarana bukan hanya sekedar teks sastra, tetapi juga dokumen budaya yang menggambarkan pemahaman masyarakat Jawa pada zamannya mengenai kesehatan dan penyakit. Di bawah ini beberapa gangguan kesehatan pada kulit yang tercatat dalam Serat Dayasarana dan cara mengatasinya.
Kadas
Penyakit kadas atau biasa disebut dengan kurap merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Ciri – ciri terkena kadas yaitu muncul area berbentuk cincin, berwarna kemerahan, dan terasa gatal. Penyakit kadas dapat menyebar dengan mudah melalui kontak langsung dengan penderita, jamur ini biasanya menginfeksi bagian lengan, kaki, dan wajah.

Sumber : alodokter.com
Berikut merupakan resep untuk mengatasi kadas dalam serat Dayasarana :
Bunga kenanga ditumbuk atau digiling halus, lalu dicampur dengan minyak jarak, kemudian dibalurkan pada bagian kulit yang terkena kadas.
Borok
Borok merupakan luka bernanah pada kulit yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi dan gangguan metabolik. Borok biasanya diawali dengan gejala kemerahan pada kulit, permukaan kulit terasa lebih hangat disertai rasa nyeri atau gatal yang apabila digaruk akan menyebabkan luka dan lama – kelamaan akan muncul nanah dan terjadilah borok.

Sumber : grid.id
Berikut resep jamu untuk mengatasi borok dalam serat dayasarana:
Daun sambiloto ditumbuk hingga halus, diberi adas, dan pulasari kemudian ditempelkan pada borok yang telah dibersihkan.
Skabies
Skabies atau dikenal juga dengan sebutan kudis, gudig, dan budug adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi kutu Sarcoptes scabei varietas hominis. Gejala skabies berupa rasa gatal yang parah pada kulit, munculnya ruam seperti jerawat, terdapat sisik atau lecet pada kulit, dan terdapat luka garukan. Scabies merupakan penyakit yang mudah menular, terutama melalui kontak fisik dengan penderita.

Sumber : halodoc.com
Berikut ramuan untuk mengatasi scabies dalam derat dayasarana:
Siapkan 50 gram belerang, 2 gram tembaga sulfat, dan minyak kelapa. Cara membuatnya dengan menumbuk belerang dan tembaga sulfat menjadi satu, kemudian tambahkan dengan minyak kelapa. Setalah itu gosokkan secara perlahan pada bagian yang terkena gudik.
Bisul
Bisul merupakan penyakit kulit berupa benjolan yang ditandai dengan adanya kemerahan, membesar, bernanah, dan terasa panas. Bisul umumnya terdapat di area tubuh yang lembab seperti leher, lipatan, dan lengan. Benjolan bisul akan membengkak dan menimbulkan kemerahan pada kulit di sekitarnya, setelah itu 4-7 hari kemudian akan muncul nanah yang menggumpal di bawah lapisan kulit.

Sumber : alodokter.com
Berikut ramuan untuk bisul dalam serat daya sarana :
Daun sengkubak ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang terkena wudun/bisul, jika bisul yang ada menunjukkan tanda-tanda akan pecah, tempelkan buah mentimun yang sudah ditumbuk halus.
Meski gangguan kulit tersebut tersebut dapat diobati menggunakan bahan – bahan alami dan diaplikasikan secara mandiri, namun akan lebih baik jika melakukan konsultasi kepada dokter untuk menegakkan diagnosis serta agar mendapatkan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
Referensi :
Yusi, N.C., Azis, H.I., Futya, R., & Angga, B.S. (2024). REPRESENTASI PENYAKIT DAN OBAT DALAM SERAT DAYASARANA. Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa.2(12):229-245