Jamupedia

Jangan Sampai Termakan, Daun Sri Rejeki Mengandung Racun

"Sri rejeki atau aglaonema merupakan tanaman yang dijadikan penghias taman atau halaman di sekitar rumah. Sri rejeki memiliki keindahan pada daunnya yang berwarna hijau dengan bintik-bintik putih menyebar di permukaannya. Meskipun indah dipandang, sri rejeki mengandung senyawa beracun yang berbahaya pada manusia"

Diterbitkan oleh : administrator  -  25/08/2020 09:18 WIB

2 Menit baca.

Sri rejeki (Aglaonema commutatum) adalah tanaman beracun yang berasal dari Florida, Amerika kemudian menyebar ke daerah Amerika Selatan dan Hawai. Di Indonesia, tanaman ini mudah beradaptasi karena hidup di daerah tropis. Sri rejeki juga akan tumbuh baik di atas tanah yang subur dan gembur serta mendapat penyinaran yang cukup. Meskipun begitu, sebenarnya sri rejeki memiliki banyak jenis dan sifat yang berbeda-beda. 

 

Sumber gambar: http://www.gardenmatrial.com/

Pada umumnya, sri rejeki merupakan terna menahun, berbatang kayu dengan tinggi mencapai 1 m. Daunnya tunggal, duduk berseling dan memiliki pangkal tangkai daun yang memeluk batang. Daunnya lonjong memanjang dengan bintik-bintik putih. Daya tarik tanaman ini memang pada daunnya, sebab tidak hanya berwarna hijau saja melainkan ada warna merah, putih, merah muda dan kuning. Tak heran, jika tanaman ini  mendapat julukan sebagai “Ratu Daun”. Bunganya berbentuk seperti bunga talas dan keladi yang muncul pada ketiak daun. Sri Rejeki memiliki buah dengan bentuk bulat telur yang saat muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna merah atau orange. Akarnya serabut berwarna putih dan dangkal. 

 

Sumber gambar: www.lazada.co.id

Seluruh bagian tanaman ini mengandung kristal Kalsium-oxalat yang dasarnya terbentuk oleh suatu protein atau asparagine. Jika batang dan daun tanaman ini dikonsumsi atautidak sengaja termakan mengakibatkan lidah atau mulut terbakar hingga melepuh. 

Meskipun beracun tetapi tanaman ini tetap menjadi primadona sebagai tanaman hias. Warna yang cantik dan beragam membuat tanaman ini selalu menjadi koleksi yang harus dimiliki oleh para pecinta bunga. 

Sumber: 

Departemen Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2009. Mengenal Tumbuhan Berbahaya di Sekitar Kita. Tawangmangu: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obatan Tradisional

Mengenal Tanaman Berbahaya di Sekitar Kita

Gangguan Kesehatan Akibat Tanaman Berbahaya

Alamanda yang Bisa Bikin Alergi

Tapak Dara: Si Cantik Berkhasiat yang Jangan Dikonsumsi Berlebihan

Tembakau Bisa Jadi Obat Tetapi Jangan Dihisap