Jamupedia

Terapi Pijat Urut yang Eksis Dari Zaman Kerajaan Hingga Hari Ini

"Setelah lelah bekerja satu pekan, merilekskan badan dengan melakukan pijat adalah impian setiap orang. Ya, pijat memang membuat tubuh kita lebih rileks dan pega-pegal di badan hilang seketika. Tahukah Sobat bahwa pijat telah jadi alternatif pengobatan sejak zaman kerajaan? "

Diterbitkan oleh : Kurnia HD  -  18/12/2020 16:30 WIB

4 Menit baca.

Tubuh akan menjadi terasa lebih rileks ketika jari-jari lentik dan kokoh menyentuh titik akupuntur pada tubuh. Pegal-pegal hilang dan tubuh akan menjadi lebih bugar. Tak hanya itu, pijat urut juga mengurangi hormon stres pada tubuh.

 

Sumber gambar: ezeepoints.id

Dikutip dari health.detik.com, Dr. Kumari menjelaskan bahwa ada dua tahap respon pada tubuh kita ketika dipijat, yaitu relaksasi dan mekanik. Respon relaksasi timbul ketika sistem saraf mendapat sentuhan. Ketika tubuh merasa rileks, detak jantung dan pernapasan akan melambat dan kadar hormon serotonin meningkat sehingga tubuh menjadi lebih santai dan positif.

Sobat, terapi pijat ternyata telah dikenal sejak masa kerajaan Majapahit. Hal tersebut tergambar pada panel 19 relief Karmawibhangga di Candi Borobudur. Ada beberapa jenis pengobatan yang digambarkan pada relief tersebut, termasuk adegan memijat seorang laki-laki. Berdampingan dengan relief panel 19, digambarkan pula suasana syukur atas kesembuhan seseorang setelah melakukan pengobatan tersebut.

Terapi pijat juga tergambar jelas di makam Akhmanthor di Saqqara. Gambar tersebut memperlihatkan dua orang yang sedang dipijat oleh dua orang pemijat berkulit gelap. Selain mesir, Tionghoa juga menjadi salah satu bangsa yang telah menggunakan terapi pijat tradisional sejak tahun 722 sebelum masehi.

Bangsa Tionghoa-lah yang banyak berpengaruh dalam perkembangan terapi pijat tradisional di Nusantara. Dikutip dari kursusrefleksi.com, proses akulturasi pijat tradisional terjadi pada masa ketika raja Hayam Wuruk menikahi wanita cantik dari Cina. Selama masa itu, seni penyembuhan berupa akupuntur dan refleksiologi diperkenalkan secara perlahan.

Seiring berkembangnya waktu, terapi pijat tradisional ini terbagi menjadi beberapa jenis dan memiliki manfaat masing-masing. Pembagian jenis pijat tersebut, antara lain:

  1. Pijat swedia

Pijat jenis ini bermanfaat untuk mengendurkan otot-otot tubuh yang tegang  dan mempercepat proses pemulihan bagian tubuh yang sedang cedera. Gerakan pijat swedia cukup sederhana memijat panjang dengan tekanan pada titik tertentu, gerakan memijat melingkar, dan pijatan pada sendi-sendi.

Sumber gambar: www.sehatq.com

2. Pijat aromaterapi

Pijat ini hampir sama dengan gerakan pijat swedia. Hal yang membedakan adalah penggunaan aromaterapi sebagai minyak urut. Selain itu, umumnya sekitar tempat pijat ada aromaterapi yang digunakan untuk pewangi ruangan. Pijat aromaterapi umumnya akan membuat kita menjadi lebih rileks karena aroma yang merangsang saraf pusat. Pijat aromaterapi juga dipercaya sebagian masyarakat dapat membuat tidur menjadi lebih nyenyak dan meringankan gejala dismenore.

Sumber gambar: www.lampung.co

3. Pijat batu panas

Terapi pijat batu panas membantu melancarkan aliran dalam tubuh. Selain itu, terapi ini dapat mengatasi nyeri yang menyerang sekujur tubuh kita. Akan tetapi, bagi penderita penyakit jantung dan diabetes disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin melakukan terapi pijat batu panas.

Sumber gambar: my24hours.net

4. Pijat jaringan dalam

Pijat jaringan adalah melakukan banyak tekanan pada tubuh untuk mengatasi masalah nyeri otot, cedera, hingga mengatasi masalah postur tubuh. Teknik pemijatan dilakukan secara perlahan hingga menyentuh otot terdalam dan jaringan ikat. 

Sumber gambar: www.klikdokter.com

5. Pijat refleksi

Pijat refleksi banyak diminati sebagian besar masyarakat karena langsung mengarah pada titik akupresur yang berhubungan langsung dengan seluruh organ tubuh. Umumnya pijat refleksi hanya dilakukan pada telapak kaki dan tangan saja. 

 

Sumber gambar: www.1health.id

 

Daftar Pustaka

https://www.sehatq.com/artikel/pijat-swedia-pijat-klasik-untuk-redakan-otot-tegang

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/beragam-jenis-pijat-dan-manfaatnya/#gref

https://koran.tempo.co/read/topik/337970/memijat-dari-zaman-firaun

https://id.123dok.com/document/ky6oo2ny-perancangan-media-informasi-manfaat-pijat-tradisional-untuk-kesehatan.html

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bkborobudur/jenis-dan-bentuk-pengobatan-pada-relief-candi-borobudur-2/

https://kursusrefleksi.com/sejarah-pijat-tradisional/

This error message is only visible to WordPress admins

Error: No connected account.

Please go to the Instagram Feed settings page to connect an account.