Jamupedia

Harus Tau, Jenis Rimpang Ini Bisa Bantu Turunkan Gula Darah!

"Diabetes merupakan penyakit yang kini banyak dialami oleh banyak orang tanpa pandang usia, diabetes terjadi akibat buruknya kinerja pankreas dan insulin dalam menurunkan glukosa dalam darah. Pemakaian tanaman obat dapat menjadi pilihan bagi Sobat yang ingin melakukan perawatan diabetes menggunakan bahan alam. "

Diterbitkan oleh : Newa  -  27/01/2026 10:25 WIB

3 Menit baca.

Diabetes adalah gangguan metabolisme jangka panjang yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas menghasilkan cukup banyak hormon insulin guna mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Seseorang dianggap menderita diabetes ketika kadar gula puasa (GDP) penderita lebih dari 200 mg/dl dalam rentang waktu tertentu disertai dengan diagnosis dokter.

Sumber :www.alodokter.com

Diabetes terbagi menjadi beberapa jenis, seperti :

  • Diabetes tipe 1, terjadi akibat sel imun menyerang sel – sel dalam pankreas sehingga produksi insulin terganggu.
  • Diabetes tipe 2, kondisi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara optimal, sehingga gula menumpuk dalam aliran darah.
  • Diabetes gestasional, yaitu diabetes yang terjadi pada ibu hamil akibat perubahan hormon saat masa kehamilan.
  • Prediabetes, merupakan kondisi ketika kadar gula di dalam darah melebihi angka normal, namun tidak setinggi yang dialami oleh penderita diabetes tipe 2.

Gejala diabetes berupa :

  • Sering merasa haus dan lapar
  • Sering buang air kecil, terutama pada malam hari
  • Mengalami penurunan berat badan dan berkurangnya massa otot
  • Pandangan berbayang
  • Luka sulit sembuh
  • Sering sariawan
  • Terjadi infeksi
  • Gatal – gatal di kulit
  • Mulut terasa kering
  • Dll

Diabetes yang tidak disertai dengan perawatan dan penanganan secara berkala dapat menimbulkan komplikasi seperti hipertensi, gangguan penglihatan mata, neuropati perifer, stroke, luka yang sulit sembuh (gangren), kerusakan hati, dan ginjal yang bisa berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup seseorang.

Ada beberapa cara untuk merawat diabetes agar tidak menimbulkan komplikasi, salah satunya dengan menggunakan jamu. Penatalaksanaan diabetes dengan jamu menggunakan bahan – bahan alami seperti daun, kayu, rimpang, buah, dan bagian tumbuhan lainnya. Rimpang yang digunakan untuk menstabilkan glukosa yaitu kunyit, jahe, dan temulawak. Berikut penjelasannya. 

Kunyit (Curcuma longa)

 

Sumber : www.rri.co.id

Rimpang kunyit sering digunakan sebagai bahan baku jamu, rimpang kunyit juga banyak digunakan dalam masakan untuk bumbu marinasi. Tanaman herbal yang satu ini berasal dari keluarga kunyit-kunyitan yang mudah tumbuh di iklim tropis, kunyit memiliki banyak manfaat bagi kesehatan salah satunya untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Kunyit mengandung senyawa kurkumin, senyawa ini memiliki khasiat sebagai anti diabetes. Kurkumin dalam kunyit dapat membantu pelepasan hormon insulin, serta mencegah kematian sel pankreas agar bisa memproduksi banyak insulin untuk menurunkan kadar gula darah.

Jahe (Zingiberi officinale)

Sumber : www.spice.alibaba.com

Jahe merupakan jenis rimpang yang memiliki rasa pedas dari kandungan oleoresin-nya. Rasa pedas ini pula yang membuat jahe sering digunakan sebagai wedang dan minuman penghangat lainnya. Jahe juga sering digunakan sebagai obat karena mudah didapat, praktis, dan murah. Jahe memiliki zat aktif seperti oleoresin, gingerol, shogaol, dan flavonoid. Senyawa fenol seperti shogaol dan gingerol memiliki sifat antikanker, anti tumor, dan anti diabetes. Karena zat fenolik ini, jahe dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus.

Temulawak (Curcuma domestica)

Sumber : www.kompas.com

Sama seperti kunyit dan jahe, temulawak juga termasuk deretan rimpang yang banyak digunakan di Indonesia. Temulawak banyak dimanfaatkan sebagai bahan jamu kebugaran. Tanaman ini memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk menurunkan kadar gula darah. Temulawak mengandung minyak atsiri dan kurkumonoid, kandungan ini dapat mengurangi kadar gula dalam darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

Meski tidak menurunkan gula darah secara spesifik dalam sekali konsumsi, pemakaian obat berbasis tanaman harus konsisten agar mendapatkan efek secara maksimal. Konsumsi tanaman obat untuk pendamping obat konvensional harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mencegah timbulnya efek yang tidak diinginkan.