Jamupedia

10 Fakta Unik Tentang Pala yang Harus Sobat Ketahui!

"Ada sepuluh fakta unik terkait rempah populer pala.  Ada fakta tentang pala menyebabkan halusinasi, benarkah klaim tersebut?"

Diterbitkan oleh : administrator  -  11/11/2021 16:00 WIB

0 Menit baca.

Sumber: www.makanabis.com

Pala merupakan herbal yang berasal dari Pohon Pala (Myristica Fragrans). Fakta unik tentang pala sangatlah beragam, ada yang mengenai khasiatnya, ada pula tentang hal-hal umum lain terkait herbal ini. Dikutip dari berbagai sumber, inilah fakta unik tentang pala yang harus Sobat ketahui!

    1. Pala merupakan salah satu rempah-rempah tertua. Laman foodreference.com menyebut pala sebagai salah satu dari beberapa rempah yang tertua. Pala sudah dikenal sejak lebih dari 1000 tahun yang lalu. Hampir mirip tuanya dengan pala ada lada dan cengkeh.
    2. Pala bukanlah kacang. Meski biji pala mirip seperti kacang-kacangan, sebenarnya pala bukanlah kacang dan pohonnya pun tidak berkerabat dengan jenis kacang-kacangan. Pala lebih cocok dibilang sebagai biji yang dikeringkan.
    3. Pala sebagai rutinitas.Zaman dahulu pala sangatlah langka. Laman foodprint.org menjelaskan orang-orang Eropa zaman dahulu biasanya membawa biji pala kemanapun mereka pergi. Mereka biasanya menggerus biji pala dan mencampurkan ke dalam makanan yang mereka santap.
    4. Pala utuh bisa bertahan sangat lama. Hal tersebut berlaku jika pala utuh disimpan di tempat yang kedap dan bersih. Namun bubuk pala akan lebih cepat kehilangan aroma dan rasanya meski disimpan dengan baik.
    5. Bunga pala dihargai lebih mahal. Biasanya fuli pala atau bunga pala lebih mahal dari biji pala. Karena setiap kali panen, hasil bunga pala hanya sepersepuluh dari biji pala.
    6. Monopoli pala oleh  VOC. Untuk menjaga monopoli perdagangan pala, VOC selalu merahasiakan lokasi Kepulauan Banda dari pedagang lain.
    7. Efek terbaik pala adalah saat digunakan untuk masakan manis atau gurih.
    8. Mengonsumsi pala dengan konsentrasi tinggi bisa menyebabkan halusinasi. Laman healtline menjelaskan mengonsumsi pala dalam jumlah banyak dan dalam waktu singkat memang sangat tidak dianjurkan. Dalam rempah pala terdapat zat bernama myristicin yang secara alami ada di berbagai tumbuhan yang biasa digunakan untuk minyal atsiri. Dibandingkan rempah lainnya, kandungan myristicin dalam pala memang lebih banyak. Efek terlalu banyak myristicin bisa berpengaruh pada sistem syaraf yang berujung pada halusinasi, mual, pusing. Meski demikian, sekitar 50% laporan tentang keracunan pala disebabkan oleh kesengajaan pelaku ingin mencoba sensasi halusinasi akibat pala. Sederhananya, jangan mengonsumsi pala sebanyak dua sendok makan atau lebih dalam waktu bersamaan.
    9. Tidak dibuang, daging buah pala kerap diproses menjadi selai, manisan atau bahkan permen. 

Sumber: www.klikdokter.com
  • Pala pernah lebih berharga dari Kota New York. Disebutkan di laman Winconsin;s Magazine for the Life Sciense, dahulu di tahun 1600an, pala sangat dibutuhkan sehingga para pedagang Eropa bisa menaikkan harga sampai 6000%. Kala itu VOC menguasai pala  hampir di semua pulau di Kepulauan Banda, kecuali Pulau Run yang masih dikuasai Inggris. Untuk menguasai perdagangan pala, Pemerintah Belanda kala itu menukar New Amsterdam atau Pulau Manhattan dengan Pulau Run. 

Itulah sepuluh fakta mengenai pala. Ada yang berhubungan dengan kandungan pala, ada juga yang membahas tentang efek konsumsi pala, hingga fakta unik tentang perjalanan sejarah pala di dunia.